"Aku orangnya nggak kreatif".
"Duh kalau menghasilkan ide kok susah ya?"
"Bingung mau buat darimana"
Apakah kalian pernah mengalami hal ini? Merasa tidak kreatif dan susah menghasilkan ide. Atau ingin menulis tapi pada akhirnya hanya menatap kertas kosong?
Kabar baiknya kreativitas sebenarnya sesuatu yang bisa dipelajari. Namun kita membutuhkan latihan untuk menjadi kreatif. Salah satu caranya dengan membiasakan diri melihat dari perspektif yang berbeda. Cobalah lihat benda dengan cara ditegakkan dan ditidurkan. Sudut pandangnya akan menjadi berbeda. Bisa jadi ada detail yang tadinya tidak terlihat menjadi terlihat.
Tahun ini di SMP Lazuardi Al-Falah kami mulai membuat Unit Aktivitas Makerspace. Ruang untuk berkreasi. Di tahapan awal saya menjelaskan tujuan dibentuknya makerspace. Kemudian anak diminta untuk membuat proyek yang mampu menyelesaikan masalah dalam kehidupan.
Di kelas 7 latihan awal dimulai dengan mengutak-atik lego, stik es krim, dan karet. Saya menyediakan peralatan dan anak membentuk sesuatu. Tujuannya adalah untuk mencoba berbagai bentuk tanpa beban. Harapannya agar anak terpantik idenya dengan cara berkreasi.
Kelas 8 juga melakukan proyek yang sama namun menggunakan alat bernama microbit. Microbit adalah alat kecil yang dapat diprogram dengan coding sederhana. Kelas 8 membuat coding dan mendownloadnya kemudian mencoba di microbit.
Usaha ini yang kami lakukan agar anak berlatih menjadi kreatif. Dengan kreativitas anak dapat menjadi maker dan tidak tergantikan oleh robot.


No comments:
Post a Comment